Senin, 11 Mei 2015

Time & Coordination Sistem Terdistribusi

1. Time And Coordinaton
 
Time and Coordination adalah mengkordinasikan waktu dalam transfer data,  agar tidak terjadi ketimpangan pada proses transfer data.  Selain itu juga, berguna untuk mengukur penundaan antara komponen terdistribusi, menyinkronkan aliran data misalnya: suara dan video,  dan sebagai penanda keakuratan waktu untuk mengidentifikasi atau  mengotentikasi transaksi bisnis dan serializability dalam database terdistribusi dan keamanan protocol.
1.1 Time
Time adalah pengembangan dari sistem multiprogram.Beberapa job yang berada pada memory utama dieksekusi oleh CPU secara bergantian.CPU hanya bisa menjalankan program yang berada pada memory utama. Perpindahanantar job terjadi sangat sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setiap programpada saat dijalankan. Suatu job akan dipindahkan dari memori ke disk dan sebaliknya.
Time juga disebut dengan sistem komputasi interaktif, dimanasistem komputer menyediakan komunikasi on-line antara user dengan sistem. Usermemberikan instruksi pada sistem operasi atau program secara langsung dan menerimarespon segera. Perangkat input berupa keyboard dan perangkat output berupa displayscreen, seperti cathode-ray tube (CRT) atau monitor. Bila sistem operasi selesaimengeksekusi satu perintah, makan sistem akan mencari pernyataan berikutnya dariuser melalui keyboard. Sistem menyediakan editor interaktif untuk menulis programdan sistem debug untuk membantu melakukan debugging program.
1.2 Coordination
Coordnaion Sekumpulan algoritma yang tujuannya bermacam-macam namun men-share tujuannya, sebagai dasar dalam sistem terdistribusi : berupa sekumpulan proses untuk mengkoordinasikan tindakan atau menyetujui satu atau beberapa nilai. Contohnya pada kasus mesin seperti pesawat ruang angkasa. Hal itu perlu dilakukan, komputer mengendalikannya agar setuju pada kondisi tertentu seperti apakah misi dari pesawat luar angkasa dilanjutkan atau telah selesai.
Komputer tersebut harus mengkoordinasikan tindakannya secara tepat untuk berbagi hal yang penting dalam Coordination and Agreement adalah apakah system terdistribusi asinkron atau sinkron. Algoritma –algoritma yang digunakan juga harus mempertimbangkan kegagalan yang terjadi, dan bagaimana caranya untuk berhubungan satu sama lain ketika sedang mendesaian algoritma. Selanjutnya di makalah ini juga akan dijelaskan mengenai masalah dalam mendistribusikan mutual exclusion, election, multicast communication, dan mengenai masalah dalam persetujuan(agreement).
1.3 Contoh Time And Coordination Protokol Waktu Jaringan (Network Time Protocol)
Metode Cristian dan algoritma Berkeley pada dasarnya digunakan untuk komunikasi intranet. Protokol Waktu Jaringan (NTP) mendefinisikan arsitektur untuk pelayanan waktu dan protocol untuk distribusi informasi waktu lewat internet. 
Tujuan dan fitur NTP, antara lain:
•       To provide a service enabling clients across the Internet to be synchronized accurately to UTC: NTP menyediakan layanan agar klien di internet dapat bersinkronisasi dengan UTC.
•      To provide a reliable service that can survive lengthy losses of connectivity: NTP menyediakan layanan yang bisa bertahan di jaringan mengalami loss karena jarak.
•      To enable clients to resynchronize sufficiently frequently to offset the rates of drift found in most computers: NTP memungkinkan klien untuk sinkronisasi ulang secara berkala.
•      To provide protection against interference with the time service, whether malicious or accidental: NTP menyediakan perlindungan terhadap interferensi dari layanan waktu, baik galat maupun ketidaksengajaan.

Gambar 1. Contoh sinkronisasi subnet di NTP
Layanan NTP tersebar pada banyak server di internet. Server utama tersambung langsung ke sumber waktu, seperti penerima sinyal radio UTC. Server sekunder disinkronisasi dengan server primer. Server-servernya tersambung dalam hierarkikal logika yang disebut synchronization subnet seperti Gambar 3. Semakin atas levelnya akan semakin akurat clock-nya. Galat terjadi setiap melewati satu level.
Server-server NTP bersinkronasi satu sama lain dengan tiga cara, antara lain multicast, procedure-call, dan symmetric.
1.      Multicast
Multicast ditujukan untuk LAN berkecepatan tinggi. Satu atau lebih server secara periodik menyebar waktu clock ke server di komputer lain yang tersambung di LAN. Mode ini akurasinya rendah tetapi cocok untuk berbagai kepentingan. 
2.      Procedure-call
Procedure-call hamper sama dengan algoritma Cristian. Server menerima request dari komputer lain dan membalasnya dengan pembacaan clock saat pengiriman. Mode ini cocok ketika keakurasian tinggi dibutuhkan atau ketika multicast tidak dappat dilakukan.
3.      Symmetric
Mode symmetric ditujukan untuk server yang mensuplai waktu dalam LAN atau pada level tertinggi dari sebuah synchronization subnet.
Gambar 2. Message Exchange between a pair NTP peers
Pada mode procedure-call dan symmetric mode, memroses pertukaran bagian-bagian pesan. Tiap pesan memiliki catatan waktu dari peristiwa yang baru saja terjadi, yaitu waktu local ketika pesan tersebut dikirimkan. Seperti pada Gambar 3, pesan m menyimpan catatan waktu setiap akan ditransmisikan, yaitu Ti-3 dan Ti-1, dan ketika diterima, yaitu Ti-2 dan Ti. Kemudian NTP menghitung jeda waktu antara dua clock komputer. 
2. Share Data
2.1. Konsep dan operasi Shared Data antara server dan client
Dalam sistem terdistribusi, beberapa komputer yang berbeda saling terhubung satu sama lain melalui jaringan sehingga komputer yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang terdapat dalam situs lain. Misalnya, user di komputer A dapat menggunakan laser printer yang dimiliki komputer B dan sebaliknya user di situs B dapat mengakses file yang terdapat di komputerA.
Konsep  Sharing Client – Server
Jaringan client atau server adalah     jaringan dimana    komputer client bertugas    melakukan permintaan data dan server bertugas melayani permintaan tersebut.
Client
Ø  User akan membuat permintaan melalui software client. Aplikasi ini berfungsi :
Ø  Memberikan interface bagi user untuk melakukan jobs.
Ø  Format request data ke bentuk yang dapat dimengerti oleh server
Ø  Menampilkan hasil yang diminta pada layar Server
Jaringan client atau server, server khusus digunakan untuk pemrosesan, penyimpanan dan manajemen data. Server bertugas menerima request dari client, mengolahnya, dan mengirimkan kembali hasilnya ke client.
Untuk itu, server membutuhkan komputer khusus dengan spesifikasi hardware yang jauh lebih baik dan bertenaga dibandingkan hardware untuk client karena komputer harus mampu melayani :
Ø  Request secara simultan dalam jumlah besar
Ø  Aktivitas manajemen jaringan
Ø  Menjamin keamanan pada resource jaringan
2.2   Proses Layanan pada Saat Terjadi Crash atau Fault Tolerance & Data Transaction dan Urutan Operasi yang Dijalani Oleh Server
Sebuah kecelakaan (atau sistem crash) dalam komputasi adalah suatu kondisi di mana sebuah komputer atau program, baik aplikasi atau bagian dari sistem operasi, berhenti berfungsi dengan baik, sering keluar setelah menghadapi kesalahan. Seringkali program menyinggung mungkin muncul untuk membekukan atau hang sampai layanan pelaporan kecelakaan dokumen rincian kecelakaan itu. Jika program adalah bagian penting dari kernel sistem operasi, seluruh komputer dapat kecelakaan. Hal ini berbeda dari hang atau membekukan dimana aplikasi atau OS terus berjalan tanpa respon jelas untuk masukan.
Banyak crash adalah hasil dari eksekusi instruksi mesin tunggal, tetapi penyebab ini berlipat ganda. Penyebab khas adalah ketika program counter diatur ke alamat yang salah atau buffer overflow menimpa sebagian kode program karena bug sebelumnya. Dalam kedua kasus, itu cukup umum untuk prosesor untuk mencoba untuk mengeksekusi data atau nilai memori acak. Karena semua nilai data adalah mungkin tetapi hanya beberapa nilai instruksi valid, ini sering mengakibatkan pengecualian instruksi ilegal.
2.3.  Konsep Dasar Replication
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database dari satu database ke database lain dan melaksanakan sinkronisasi antara database sehingga konsistensi data dapat terjamin. Dengan menggunakan teknik replikasi ini, data dapat didistribusikan ke lokasi yang berbeda melalui koneksi jaringan lokal maupun internet. Replikasi juga memungkinkan untuk mendukung kinerja aplikasi, penyebaran data fisik sesuai dengan penggunaannya, seperti pemrosesan transaksi online dan DSS (Desiscion Support System) atau pemrosessan database terdistribusi melalui beberapa server.
Replikasi adalah proses menyalin dan memelihara objek database dalam beberapa database yang membentuk suatu sistem database terdistribusi. Replikasi dapat meningkatkan kinerja dan melindungi ketersediaan aplikasi karena data pilihan alternatif akses ada. Sebagai contoh, sebuah aplikasi biasanya dapat mengakses database lokal daripada server jauh untuk meminimalkan lalu lintas jaringan dan mencapai kinerja maksimum. Selanjutnya, aplikasi dapat terus berfungsi jika server lokal mengalami kegagalan, tetapi server lain dengan data direplikasi tetap dapat diakses.Gambar 2. Message Exchange between a pair NTP peers
Pada mode procedure-call dan symmetric mode, memroses pertukaran bagian-bagian pesan. Tiap pesan memiliki catatan waktu dari peristiwa yang baru saja terjadi, yaitu waktu local ketika pesan tersebut dikirimkan. Seperti pada Gambar 3, pesan m menyimpan catatan waktu setiap akan ditransmisikan, yaitu Ti-3 dan Ti-1, dan ketika diterima, yaitu Ti-2 dan Ti. Kemudian NTP menghitung jeda waktu antara dua clock komputer. 
Sumber :
http://luthfiadriansyah07.blogspot.com/2013/04/time-and-coordination.html
http://muhammad-diak-huddin.blogspot.com/2013/05/time-and-coordination-sistem.html
http://buddymilanisti.blogspot.com/2013/04/time-and-coordination_7678.html
http://aditrisno.blogspot.com/2015/04/time-coordination-sistem-terdistribusi.html

Pengertian Serta Rumus Kalimat Passive Voice


Pengertian Serta Rumus Kalimat Passive Voice – Pernah dengar tentang passive voice? Passive voice adalah salah satu kaidah atau aturan yang digunakan dalam berbahasa Inggris. Kali ini kita akan mengenal definisi, aturan dan beragam contoh kalimat passive voice :

Definisi passive voice

Dalam bahasa Indonesia, passive voice bisa diartikan sebagai kalimat pasif yang membuat subyek kalimat tidak membuat aksi melainkan menjadi penerima aksi. Contohnya, bila dalam kalimat aktif kita membuat kalimat berupa “ibu menggoreng ikan”, maka dalam kalimat pasif kita bisa mengubahnya menjadi kalimat “ikan digoreng ibu”. Hal yang sama juga akan kita lakukan bila membuat passive voice dalam aturan bahasa Inggris.

Rumus dasar passive voice

Untuk membuat passive voice, rumus dasar yang harus kita gunakan adalah

subject + auxiliary verb + verb 3.

Auxiliary verb yang akan kita gunakan untuk membuat passive voice bisa berupa primary auxiliary verb (is, am, are, were, was, be, been dan being) atau bisa juga berupa kombinasi antara 2 primary (will be, have been dan perpaduan primary lainnya).

Selain harus menggunakan auxiliary verb, passive voice juga hanya bisa dibuat bila kalimatnya menggunakan kata kerja transitif (kata kerja yang bisa menggunakan obyek). Contoh kata kerja transitif misalnya membaca, membuang, memasak, membeli dan merobek.

Membuat passive voice dengan tenses

Agar kita bisa mempelajari passive voice yang diaplikasikan langsung dengan penggunaan tenses, maka kita harus menyimak informasi mengenai rumus passive voice dalam 16 tenses berikut ini :
No
Tenses
Active Voice (contoh kalimat)
Passive Voice (contoh kalimat)
1
Simple Present Tense
S + V1 + O
S + to be (am, are, is) + V3 + by + O
My mother always cleans the floor every morning.
The floor is always cleaned by my mother every morning
2
Present Continuous Tense
S + to be (am, are, is) + V1-ing + O
S + to be (am, are, is) + being + V3 + by + O
They are making a rainbow cake now.
A rainbow cake is being made by them now
3
Present Perfect Tense
S + to be (am, are, is) + being + V3 + by + O
S + have/has + been + V3 + by + O
The manager has interviewed some candidates
Some candidates have been interviewed by the manager.
4
Present Perfect Continuous Tense
S + have/has + been + V1-ing + O
S + have/has + been + being + V3 + by + O
Many people have been speaking English
English has been being spoken by many people
5
Simple Past Tense
S + V2 + O
S + to be (was, were) + V3 + by + O
Fadhila watched the movie in the theatre last night.
The movie was watched by Fadhila in the theatre last night.
6
Past Continuous Tense
S + to be (was, were) + V1-ing + O
S + to be (was, were) + being + V3 + by + O
She was buying some books last night.
Some books were being bought by her last night.
7
Past Perfect Tense
S + had not + V3 + O
S + had + been + V3 + by + O
Carroll had made a good decision to leave Liverpool.
A good decision had been made by Carroll to leave Liverpool.
8
Past Perfect Continuous Tense
S + had + been + V1-ing + O
S + had + been + being + V3 + by + O
She had been watering this plant.
This plant had been being watered by her.
9
Simple Future Tense
S + will not + V1 + O
S + will be + V3 + by + O
The farmers are going to harvest the crops next week
The crops are going to be harvested by the farmers next week.
10
Future Continuous Tense
S + will + be + V1-ing + O
S + will + be + being + V3 + by + O
He will be meeting them.
They will be being met by him.
11
Future Perfect Tense
S + will + have + V3 + O
S + will + have + been + V3 + by + O
She will have watered this plant before I get here this afternoon.
This plant will have been watered by her before I get here this afternoon.
12
Future Perfect Continuous Tense
S + will + have + been + V1-ing + O
S + will + have + been + V1-ing + O
She will have been watering this plant.
This plant will have been being watered by her.
13
Past Future Tense
S + would +  V1 + O
S + would + be + V3 + by + O
We would buy a dictionary
A dictionary would be bought by us
14
Past Future Continuous Tense
S + would + be + V1-ing + O
S + would + be + being + V3 + by + O
She would be listening to the music when the phone rang
The music would be being listened by her when the phone rang
15
Past Future Perfect Tense
S + would + have + V3 + O
S + would + have + been + V3 + by + O
Many people would have spoken English
English would have been spoken by many people
16
Past Future Perfect Continuous Tense
S + would + have + been + V1-ing + O
S + would + have + been +being + V3 + by + O
He would be meeting them.
They would be being met by him.
Pengecualian pada beberapa kata kerja transitif

Beberapa kata kerja transitif dalam bahasa Inggris ternyata tidak bisa diubah ke dalam bentukpassive voice lho. Kata kerja transitif seperti have, look, like, become, mean dan beberapa kata kerja transitif lainnya akan terasa aneh bila diubah ke dalam bentuk passive voice. Misalnya :

The candy contains aspartame.

tidak dapat dipasifkan menjadi : Aspartame is contained by the candy.

Jadi, kita harus lebih teliti menggunakan kata kerja transitif sebelum mengubahnya ke bentuk passive voice. Nah, sekarang kita pasti lebih memahami aturan penggunaan passive voice dalam bahasa Inggris. Jika kita berhasil menguasai aturan active voice dan passive voice, belajar bahasa Inggris diharapkan akan terasa makin mudah dan menyenangkan. Selamat belajar bahasa Inggris !

Sumber;
http://belajaringgris.web.id/rumus-passive-voice.html
http://sonsums.blogspot.com/2015/04/pengertian-serta-rumus-kalimat-passive.html

Selasa, 28 April 2015

Structure To Be

TO BE

To be adalah komponen penting dalam kalimat bahasa Inggris karena to be adalah kata kerja  yang harus ada pada setiap kalimat. Fungsi Kata Kerja To be adalah menghubungkan Subyek kalimat dengan predikat atau obyek kalimat yang terdiri dari kata sifat (adjective), noun (kata benda), keterangan waktu dan keterangan tempat.


Present Perfect Tense
Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu aksi atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu namun efeknya masih berlanjut.

Present Continuous Tense
Present continuous tense atau present progressive tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan aksi yang sedang berlangsung sekarang (present) atau rencana di masa depan (future). Karena dapat digunakan pada present atau future, tense ini sering diiringi adverb of time untuk memperjelasnya.

Past Tense
Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik.
 
 
 
Sumber;
http://sonsums.blogspot.com/2015/04/to-be-and-tenses.html
https://coretanmu.wordpress.com/2015/04/page/2/
 

Kamis, 22 Januari 2015

Contoh Memo di Perusahaan

Budiman Enterprises
Jakarta Pusat, Indonesia
Official memo

To : All Employees
From : Agung Budiman, Head Manager
Date : August 9th, 2015
Subject : Our Company's Anniversary

Next Sunday, we are going to celebrate our company's anniversary. It will be held at 07:00 PM on August 28th, 2015. There will be bazaar and door prize for the employees. I hope you can attend this celebration on time.

Sumber:
 http://aditrisno.blogspot.com/2015/01/contoh-memo-di-perusahaan.html